Tampilkan postingan dengan label SMS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SMS. Tampilkan semua postingan

Terperangkap dalam kesunyian, remang-remang cahaya tak mampu menelan pekatnya malam. Duhai Maharani, kerinduan mencekam sanubariku. Wahai kesepian…, adakah yang bisa membawaku disisinya tuk sekedar menyapa: ‘aku menyayangimu layaknya aku menyayangi ibuku, selamat malam.”
Read more ...

Jika serpihan kata tak bisa lagi mengetuk pintu sukmamu, ijinkan bayanganku menari-nari di pelupuk matamu. Jika pelepah rindumu terbalut keegoisanmu, bagiku cukup memenjarakan kerinduanku. Aku riskan, sebab senyummu tak pernah mau kompromi.
Read more ...

Seandainya ada gerimis malam menepis jendela kamarmu, maka itulah tepisan rinduku yang mengetuk jendela hatimu. Seandainya tidur malammu diganggu resah, maka itulah resah jiwaku yang teramat sepi tanpamu disisiku dan seandainya telingamu mendengar desiran angin beriak, maka itulah suara hatiku yang sedang dilanda gelora rindu membara.
Read more ...

Untaian nada rindu mengalun merasuk ke relung jiwaku. Aku tak sanggup memejamkan mata. Detak jam mengiringi irama detak jantungku. Sekeliling nyaris tak ada cahaya. Namun, cahaya rinduku tak redup. Ku bertanya dalam hati, akan ke mana rindu ini akan ku bawa dan sampai kapan bisa bertahan dengan rasa ini??? Oh Malenaku…, sebutlah namaku dalam setiap dzikirmu, agar ritme rasa ini tetap terjaga, karena ku tak sanggup menatap indahnya masa depan tanpa dirimu di sisiku. Tetaplah bersemi dalam hatiku, agar ku mampu merasakan hadirmu dalam setiap nafasku.
Read more ...

Mata air kehidupan, mengahanyutkan dirimu dalam pelukku. Niscaya dunia akan gersang jikalau tak terjamah oleh sejuknya hatimu.
Read more ...

Mimpi kita bagai cahaya matahari, tak bosan-bosannya kita berharap tuk disinari. Begitupula dengan cinta ini, tak bosan-bosannya kita berharap untuk menyatu dalam naungan yang suci. Mari kita wujudkan mimpi itu.
Read more ...

Suara laut, hempasan ombak, nyiur melambai, nyanyian anak nelayan bagian dari mimpi kita. Cinta termanifestasi dari sudut hati, bukan kata bukan laku. Aku terjepit diantara…???(bingung, kasih sekejap)
Read more ...

Bintang tidak sembunyi dan cemburu. Bintang hanya mencoba menghapus kepenatan yang ada sebab kepenatan hanya menghapus rindu yang ada. Cium aku agar aku tetap terjaga pada rinduku. Aku sayang kamu…
Read more ...

Godaan menerjang tak kenal lelah, namun bayangmu selalu saja menghampiri di saat yang tepat. Kini ku mengerti arti sebuah kesetiaan. Olehnya itu, harap cinta tak bersyarat.
Read more ...

Wahai purnama, jangan redupkan cahayamu, karena ku tak sanggup berjalan di dalam kegelapan. Wahai purnama, temani aku melewati malam-malam yang bisu agar bintang-bintang tak menertawaiku. Wahai purnama, jangan siksa aku dengan keegoisanmu. Karena jika tidak, mulutku ‘kan terkatup_diam seribu bahasa. Wahai purnama, ambil sebagian nafasku, agar ku merasakan detak jantungmu yang merasuk sampai ke tulang sumsum. Wahai purnama, jangan tolak sesajiku, karena jika demikian bumi pun akan menolak ketulusanku. Menarilah disekitar ragaku, agar ku dapat menjamah setiap resahmu. ‘oh Malena_ku tersedu lagi.’
Read more ...

Kini ku terkapar di bawah bintang. Berselimut angin malam. Ronamu semakin samar, terbang diluar jangkauan hati. Oh perih…, kenapa kau datang disaat malam menggapai puncaknya??? Bruk…, tak berdaya.
Read more ...

Malam semakin merambat, aroma kasturi tubuhmu menerbangkan asaku padamu. Tetesan air mata mengiringi_mendepak ego yang tersisa. Wahai keindahan…, dapatkah kau merasakan ketulusannya. Ataukah jiwamu telah diterbangkan angin_menyusuri bilur-bilur yang tak tahu di mana ujungnya. Malena..
Read more ...

Terpaku aku masih_di bawah bintang.
Ingin ku tepis realitanya pada dirimu. Tetapi lukamu tak bisa aku pikul.
Hanya kesejatian yang bisa aku serahi.
Walau aku tercampak_tertelan oleh derasnya dentuman jiwamu.
Seraya tegaknya kesatuanmu.
'met bobo manis, salam sayang'
Read more ...

Pesonamu tak pernah lekang, namamu tak pernah lepas dari lafaz.
Namun, hatimu tak pernah jadi hatiku.
Kini ku berada pada resahmu, walau keikhlasan dalam kepedihanku memberontak.
Read more ...

Apakah malam bisa menyatukan diriku dengan dirinya??
Atau angin malam menyebut namanya sebagai pengganti pesona tubuhnya.
Karena sama saja bagiku, melihat dia atau menatap purnama.
Read more ...

Semilir angin seru sekalian alam bertahta pada hati yang kelabu.
Mohon dorongan spiritual memberikan secercah harapan diesok hari!!!
Read more ...

“Nyanyian terngiang”, isyarat sabda alam memanggilmu ‘tuk menjamahnya.
Moga restu bumi, terhampar di permadani,
memberi kilau bak mutiara yang menghiasi pesonamu agar ku merasakan kecupan surgawimu.
Read more ...

…dan tiupan kasih tak pernah pudar walau dalam dimensi yang berbeda. Oleh karena dimensi itu hakiki yang tak terbatasi oleh ruang dan waktu.
Cintailah cinta!!!
Read more ...

Hujan membelai bumi simbol alam bertasbih kepada_Nya.
Semedi pasir berbisik pada bumi
‘tuk beranjak melahirkan tunas baru bagi kehidupan yang dinamis.
Read more ...

Merengkuh asa dalam fenomena membawanya larut dalam lumbung noumena
‘tuk menyatu dalam barisan tauhid.
Agar kesempurnaan ‘AKU’ termanifestasi
dalam ‘AKU_mu’ dan ‘AKU_ku’.
Read more ...